Merindukanmu

Merindukanmu
Karya : Intan Permatasari

Di sini aku sendiri menunggumu
Menunggu cintamu
Menunggu hatimu
Datang kembali keadaku

Aku resah tanpamu
Karena tanpa dirimu
Kehampaanku dan kesepian dalam jiwaku

Malam ini mulai dingin
Menyentuh tubuhku yang menggigil
Karena angin mulai menghembus

Kulihat awan yang gelap
Dan bintang-bintang memancarkan cahaya

Dalam hati kecil aku berdoa
Aku merindukanmu
Aku menginginkanmu kembali kepadaku
Rindu pelukan hangat dan senyummu

Ku menatap langit malam
Begitu jelas ku lihat bayangmu
Lembut dan senyum indahmu

Hatiku gelisah saat bayangmu hilang
Aku menangis dan aku sadar
Ternyata aku merindukanmu
Menginginkan kau ada di sini... di sampingku

Sept' 94



Sept`94
Karya : Yayah Umayah [Ibu Tercinta]

Bila kejenuhan ini datang
Ingin rasanya aku terbang tinggi sekali
Dan mencari apa yang telah hilang dari diriku
Tapi bila sembilu masa silam selalu menghantui
Aku tak berdaya
Seakan aku tak mau hidup walau seribu tahun lagi
Walau gelisah itu datang menerpa
Aku tak mampu tuk lepaskan semua kendala
Mungkin sampai kapan aku terus terbelenggu oleh bayangan itu
Bayangan yang penuh dengan kepahitan
Kehancuran hidupku dan kegagalan

Sembilu



SEMBILU
Karya : Yayah Umayah [Ibu Tercinta]

Kelam malam sepi melamar kerinduan
Tak terbatas inginku terhadapmu
Dan pada siapa harus ku adukan
Resah ini kian menghampiri perasaan
Dan seandainya kasihmu mekar bagai dulu
Pasti aku tidak akan terbelenggu begini
Bukan salahku semua ini retak
Berpuncak darimu
Bertikam lidah lalu punah
Tak dapat kubayangkan
Tuturmu bagai sembilu
Mencakar hati ini
Tanpa simpati di hati
Ingin rasanya kulempar rasa kecewa
Kasih, lupakan sejarah cinta kita dulu
Dimana kau campakan cintaku
Yang pernah kau sanjungi
Oh mengapa…semua ini berlaku
Sedangkan sedikitpun aku tak pernah curang terhadapmu

Hasrat



MARET `94 [HASRAT]
Karya : Yayah Umayah [Ibu Tercinta]

Tali yang membentang
Menjerat hati dan perasaan
Tapi…
Asa itu ada dalam samar
Membuat kaki tak bisa berpijak
Membuat langkah tak bertepi
Kapan nyata itu ada…!!!

Peb' 94


Peb’ 94
Karya : Yayah Umayah [Ibu Tercinta]

Kehancuran……
Awal dari keutuhan
Kegagalan……
Awal dari keberhasilan
Kesedihan….
Awal dari kebahagiaan

Semoga saja semua itu hilang padaku
Yang telah hancur,gagal,dan sedih
Dan diganti dengan keutuhan,keberhasilan,dan kebahagiaan.
Semoga….
                                                                                                         Amin.

Jan 94'

Jan 94'
Karya : Yayah Umayah [Ibu Tercinta]

Bila mengenang sejarah masa yang silam
Ada hati yang terluka dan hancur jadi abu
Ada jantung yang tergores
Sehingga mengeluarkan nanah yang tak ada habisnya
Ada jiwa yang tertoreh mengisak tangis
Memeras air mata darah
Sebab air mata telah ter cemari amarah

Rasanya aku tak kuasa hidup
Tapi matipun enggan
Sebab ranting cintaku patah ditengah
Semuanya membuat asaku ada dalam cemas
Membuat cintaku tertindih dan menjelma jadi derita

Semua kegagalan ini
membuat kakiku tak mampu berjalan
Tapi aku manusia biasa
Yang tak punya daya
Biarlah yang Maha Agung mengaturnya
Aku pasrahkan semua pada-Nya


PUISI : RIKA RISMAYANTI




 KECEWA
 KARYA : RIKA RISMAYANTI


Kau mengabaikan...
Ketika aku membutuhkan

Kau mengacuhkan...
Ketika aku merindukan

Kau tak peduli...
Ketika aku terus mencintai

Kau mengalah...
Tanpa ada niat dari hati

Kau menyalahkan
Seolah-olah aku yang memulai
Entah sampai kapan akan terus seperti ini

Dan yang terjadi kini
Hanyalah sayang palsu

Dan yang terjadi kini
Hanya cinta palsu

Terus, terus, dan terus selalu terulang

Kadang
Waktu habis oleh berfikir
Entah akan seperti apa dan harus bagaimana
Dan yang aku rasa saat ini hanyalah rasa KECEWA
KECEWA saat mendengar perkataan yang tak sepantasnya untuk diucapkan!

Kasar!!
Itu tak pantas untuk di ucapkan
Sangat tak pantas !
Namun setelah ini
Biarlah aku jalani dan terus menjalani
Kekecewaan yang tak berujung dan penantian yang sia-sia!

*Mati Rasa !

PUISI : Mutia Azizah


JIKA SUATU SAAT
OLEH : MUTIA AZIZAH


^Jika Suatu Saat^
Kamu Ingin Menangis..
Hubungi Aku'
Aku Tak Berjanji Buatmu Tertawa..
Tapi Aku Kan Menangis Bersamamu...
^Jika Suatu Saat^
Kamu Tak Mau Mendengarkan Siapapun..
Hubungi Aku'
Aku Berjanji Akan Diam Menemanimu..
^Jika Suatu Saat^
Kamu Ingin Berlari Dari Kenyataan..
Hubungi Aku'
Aku Berjanji Menemanimu Hingga Lelah & Berhenti..
Tapi..
^Jika Suatu Saat^
Kamu Hubungi Aku Namun Tak Pernah Ada Jawaban..
('Datanglah Tuk Melihatku,Karna Mungkin Saat Itu, Aku Sudah Tiada Lagi DiDunia ini tuk Menemanimu') :(

PUISI : Euis Hartinah



                         CINTA YANG TERPENDAM
                          KARYA : EUIS HARTINAH

Sakit memang, namun inilah aku
Selalu berusaha menyembunyikan rasa
Karena ku tahu, orang-orang tak akan mengerti

Aku...
Menangis setiap malam...
Menangis, karena ku tahu kau tak akan pernah tahu perasaan ini

Aku...
Aku memang bodoh, aku memang payah
Karena aku orang yang menginginkanmu
Walau ku tak tahu apa aku bisa
Membuatmu tersenyum? :)

Aku...
Aku hanya dapat mencintaimu
Dalam diam dan kesederhanaanku
Aku sembunyikan perasaan ini

Yah, aku memang tak berani ungkap perasaan ini padamu
Selamanya mungin aku tak akan berani
Rasa ini hanya akan ku pendam dalam hatiku :')

PUISI : Intan Permatasari

KENANGANMU
Karya : Intan Permatasari

Ada cinta....
Saat aku dan kamu mengikat janji
Cinta kita bersamamu
Ada sayang...
Saat kau peluk hangat tubuhku
Ada rindu...
Saat aku mengingatmu
Ada sesal...
Saat aku sadari kau bukan miliku lagi
Ada luka...
Saat cintamu tak lagi dihatiku
Ada perih...
Saat kau mengkhianati cintaku
Ada air mata...
Saat aku melihat bayanganmu
Ada yang hilang...
Saat kau menjauh dan meninggalkanku dan kenangan kita

Aku tak bisa menahan air mata ini
Karena aku sangat merindukanmu
Tapi aku harus melangkah
Dan jangan pernah terhenti
Karena ini hanya masa lalu

Dalam hatiku
Kau yang terindah
Dan akan ku kenang sampai akhir nanti
Walaupun saat itu
Kau bukan milikku lagi

I Love You...   I Miss You...


Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images